Benang-benang tenun tidak pernah berdiri sendiri. Ia lahir dari tangan-tangan sabar, dari cerita yang diwariskan lintas generasi, dan dari relasi panjang antara manusia, alam, dan budaya. Di Alor, tenun ikat bukan sekadar kain, melainkan bahasa kehidupan yang hidup di rumah-rumah sederhana para perempuan penenun. Pada 15–17 November 2025, bahasa itu kembali mendapatkan ruang yang lebih luas. Kabupaten Alor menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Daya Saing Te