top of page
/
Cari


Nautika Foundation Memulai Program Konservasi Adaptif untuk Memperkuat Pengelolaan Terumbu Karang di Alor
Nautika Foundation resmi memulai Program Penguatan Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang di Taman Perairan Kepulauan Alor melalui Konservasi Adaptif Berbasis Teknologi dan Kolaborasi Komunitas dengan dukungan TFCCA. Program selama 18 bulan ini diawali melalui proses PADIATAPA di tiga desa dan Kick-Off Program tingkat kabupaten sebagai langkah memperkuat kolaborasi, pemanfaatan teknologi, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengelolaan kawasan konservasi yang berbasis data da
Nautika Foundation
3 Jul4 menit membaca


Merawat Warna Alam, Menguatkan Tenun Alor
Jauh sebelum pewarna tekstil modern dikenal luas, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia telah memanfaatkan alam untuk memberi warna pada kain dan benang. Daun, akar, kulit kayu, lumpur, hingga mineral alami digunakan untuk menghasilkan warna yang tidak hanya indah, tetapi juga menyimpan cerita tentang lingkungan dan budaya tempat kain itu berasal. Di Alor, pengetahuan seperti ini sebenarnya masih hidup di tengah masyarakat penenun. Beberapa bahan alami lokal telah lama d

Haries Sukandar
23 Mei3 menit membaca


Hari Peduli Sampah Nasional : Momentum Memilah Sampah dari Rumah, Langkah Kecil untuk Dampak Besar.
Pemandangan udara tempat pembuangan sampah di Bekasi, Indonesia, memperlihatkan alat berat dan truk yang bekerja mengelola gunungan sampah seperti pegunungan. Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini berakar dari tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah pada tahun 2005, sebuah peristiwa kelam akibat kegagalan pengelolaan sampah. Longsoran gunungan sampah sepanjang kurang lebih 200 meter dengan tinggi mencapai 60 meter memicu ledakan gas metana. Peristiwa ini

Amrozy Muharamin
21 Feb4 menit membaca


Merawat Terumbu Karang Alor Melalui Rehabilitasi Partisipatif dan Kolaborasi Lokal
Terumbu karang di perairan Alor selama ini dikenal sebagai salah satu ekosistem laut dengan keanekaragaman hayati tinggi di Indonesia bagian timur. Namun seperti banyak wilayah pesisir lainnya, kondisi terumbu karang di Alor tidak lepas dari tekanan yang datang secara bertahap dan berlapis, mulai dari perubahan iklim, dinamika oseanografi yang ekstrem, hingga aktivitas manusia yang belum sepenuhnya ramah lingkungan. Pada 15 Desember 2025,Nautika Foundation bersama UPTD pengel
Nautika Foundation
25 Des 20254 menit membaca


Merajut Kolaborasi, Merawat Budaya : Peran Nautika Foundation sebagai Jembatan dalam Penguatan Tenun Ikat Alor
Benang-benang tenun tidak pernah berdiri sendiri. Ia lahir dari tangan-tangan sabar, dari cerita yang diwariskan lintas generasi, dan dari relasi panjang antara manusia, alam, dan budaya. Di Alor, tenun ikat bukan sekadar kain, melainkan bahasa kehidupan yang hidup di rumah-rumah sederhana para perempuan penenun. Pada 15–17 November 2025, bahasa itu kembali mendapatkan ruang yang lebih luas. Kabupaten Alor menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Daya Saing Te
Nautika Foundation
18 Nov 20254 menit membaca


All Best Alor Besar: Sebuah Kisah tentang Komunitas, Budaya, dan Laut yang Bersatu.
Nautika Foundation continues to strengthen collaboration in Alor through programs that empower coastal communities, promoting marine conservation in the process. Working alongside local women’s groups, youth, and government representatives, Nautika integrates sustainable livelihood initiatives, such as weaving and fish processing, with ongoing efforts to protect the ocean. This collaboration embodies a shared vision of economic resilience and environmental stewardship for Alo

Haries Sukandar
28 Okt 20253 menit membaca
Blog dan Artikel
Nautika Foundation
bottom of page
